Selasa, 20 Desember 2011

Tugas Multimedia ( Video Alat Peraga )


Kamis, 15 Desember 2011

Tugas Multimedia 1

Untuk teman-teman yang mau lihat tugas powerpoint saya silakan klik link di bawah ini. Materi yang saya bawakan pada tugas saya ini yaitu tentang 'fungsi satu-satu'. Mudah-mudahan bisa bermanfaat...check it out my friend....


Download here

Tugas Multimedia 2


Sebelum
Sesudah

Sebelum

Sesudah

Kamis, 01 Desember 2011

KECEMASAN MATEMATIKA

 ILMUWAN TEMUKAN CARA ATASI KECEMASAN HADAPI MATEMATIKA.
Menggunakan teknologi pencitraan otak untuk pertama kalinya terhadap orang yang mengalami kecemasan dalam mengerjakan soal matematika, para ilmuwan telah memperoleh pengetahuan baru bagaimana beberapa siswa mampu mengatasi ketakutan mereka dan berhasil dalam matematika.Para peneliti dari University of Chicago menemukan hubungan yang kuat antara keberhasilan dalam mengerjakan soal matematika dengan aktivitas dalam jaringan area otak di lobus frontal dan parietal yang terlibat dalam mengontrol perhatian dan mengatur reaksi emosional negatif. Respon ini muncul ketika orang kesulitan dalam memecahkan masalah matematika.Menurut Sian Beilock, profesor psikologi di University of Chicago, para guru serta siswa dapat menggunakan informasi ini untuk meningkatkan kinerja dalam matematika. Beilock dan Ian Lyons, mahasiswa PhD, melaporkan temuan mereka dalam artikel, Matematika Kecemasan: Memisahkan Matematika dari Kecemasan, diterbitkan pada jurnal Cerebral Cortex.Lyons dan Beilock mengatakan penelitian mereka menunjukkan bahwa mengajar siswa untuk mengontrol emosi mereka sebelum mengerjakan matematika mungkin cara terbaik dalam mengatasi kesulitan matematika yang muncul bersama kecemasan matematika. Tanpa langkah awal ini, dimungkinkan mereka tidak berhasil dalam mengerjakan matematika. Penelitian, yang didanai National Science Foundation, mulai dengan memberikan kuesioner kepada sekelompok mahasiswa UChicago untuk menentukan apakah mereka memiliki kecemasan matematika. Siswa menjawab pertanyaan tentang secemas apa mereka ketika mendaftar untuk kursus matematika, berjalan ke kelas matematika yang susah, diserahkan sebuah buku matematika dan sebagainya. Lyons dan Beilock kemudian mengundang kelompok siswa ini untuk dipindai otak mereka dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI), ketika mereka melakukan masalah matematika sulit dan tugas ejaan sama sulit.Studi ini menemukan bahwa untuk siswa dengan tingkat kecemasan tinggi pada matematika yang dapat mengerjakan tugas matematika dengan baik, aktivitas otak mereka yang bekerja selama fase antisipasi memulai kaskade aktivitas otak ketika menyelesaikan tugas matematika. Kegiatan otak ini tidak melibatkan daerah yang biasanya terkait dalam perhitungan numerik. Sebaliknya, kegiatan ini lebih terkait dengan motivasi."Pada dasarnya, mengatasi kecemasan terhadap matematika tampaknya bukan mengenai apa yang diketahui dan lebih banyak tentang meyakinkan diri hanya bekerja keras dan sampai ke sana," kata Beilock dia juga menambahkan, jika kita menunggu hingga waktu ujian dan baru mulai mengatasi kecemasan, itu sudah terlambat. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana orang-orang yang gugup mengerjakan soal matematika dapat bersikap biasa saja dalam situasi sehari-hari, seperti menyeimbangkan buku cek. Mengambil nafas sebelum mengerjakan sesuatu dapat membantu seseorang menjadi lebih fokus untuk melakukan matematika, dan lebih pada apa yang sebenarnya perlu dilakukan. "Ketika Anda membiarkan otak Anda melakukan tugasnya, biasanya dia akan melakukannya. Jika mengerjakan matematika membuat Anda cemas, maka tugas pertama Anda adalah untuk menenangkan diri," kata Lyons. (Laksmi I.R./KlikHeadline)

Template by : kendhin x-template.blogspot.com