Kebanyakan para pendidik dalam menyampaiakan materi
matematikanya pasti menggunakan pola yang monoton dalam arti pendidik
menjelaskan materi, memberi contoh yang kemudian dikerjakan oleh dirinya dan
yang terakhir memberikan soal kepada siswa untuk dikerjakan. Begitupuan dengan
buku-buku yang berhubungan dengan matematika, kebanyakan pola didalamnya sama
bersifat monoton yaitu penjelasan tentang materi, contoh soal dan selesaianya
dan yang terakhir kumpulan soal-soal.
Solusi
Seorang pendidik bersama siswanya
lebih menekankan pada proses komunikasi dalam pembelajaran matematika sehingga
bisa terjadi hubungan timbal balik antara pendidik dan siswa dan akhirnya para
siswa bisa memahami materi yang disampaikan secara utuh. Pada proses komunikasi
ini siswa disuruh untuk memahami terlebih dahulu mengenai materi yang akan di
kaji pada saat itu, setelah siswa selesai mengkaji mengenai materi tersebut,
kemudian mulai pembelajaran dengan proses bertanya yang dimulai dari serang
pendidik memberikan pertanyaan kepada siswa sehingga sampai akhirnya terjadi
proses komunikasi dua arah antara siswa dan pendidik. Untuk buku yang disajikan
dalam mata pelajaran matematika, didalamnya lebih menekankan pada hubunganya
dengan kehidupan sehari-hari sehingga ketika siswa membaca buku matematika,
siswa lebih bisa memahaminya secara utuh dan tidak membuat siswa untuk males
dalam membaca buku matematika.